BANTUS (Cerita Rakyat Bakumpai)

BANTUS Cerita Rakyat Bakumpai Kesah Bantus tuh kesah asal bi jaman batuh baneh, kesah uluh batuh ji paling hambalar, araie Bantus. Bantus hapanbelun dengan Umae ji jadi bakas kiya. Uluh ji kalebu hatawan ji aran Bantus te punae hambalar, gawiaie jida beken menter-menter balawu kuman batiruh. Buhen pada ije andau parahatan Bantus menter sambil mamahera iye tangkejet hiau ada ji mangahau araie. Bantus munduk mangilau suara te dumah bi kueh. Tuh situh Bantus yaku mangahau ikau. Bantus maningau kan lalungkang ji jida kejau pada ukan Bantus menter, si baun lalungkang…

Read More

Bahasa Dayak Bakumpai

Bahasa Bakumpai, adalah bahasa yang dituturkan oleh penduduk asli yang disebut sebagai suku Dayak Bakumpai yang masih termasuk dalam rumpun Dayak Ngaju, bermukim di kampung-kampung yang saling berjauhan letaknya dan tersebar di sepanjang daerah aliran sungai Barito yang meliputi wilayah Propinsi Kalimantan Selatan dan Tengah. Bahasa Bakumpai mempunyai hubungan erat dengan bahasa Kapuas, Kahayan dan Katingan, memiliki perbendaharaan kata yang mirip, dan perbedaan dapat diketahui dari dialek. Bilangan 1   = ije 2   = due 3   = telu 4   = epat 5   = lime 6  …

Read More

Melacak Jejak Suku Dayak Bakumpai

Oleh: (*Setia Budhi) Dinding Muller yang terjal dengan perjalanan selama dua hari, dari hulu Sungai Barito menuju hulu Sungai Mahakam, tak menyurutkan semangat anggota tim ekspedisi untuk terus bergerak. Ini adalah ekspedisi penuh tantangan. Misi utama yang tergabung dalam tim antropologi itu di antaranya melacak kembali komunitas etnis Dayak di kawasan Muller yang dulu sebab daerah itu merupakan kawasan penelitian etnografi Borneo terpenting di kalangan peneliti Eropa sekitar abad ke-19. Hari menjelang petang, gerimis menyapu tanah liat di Kampung Tumbang Topus. Kampung yang merupakan hulunya hulu Sungai Murung yang anak…

Read More

Bakumpai : Dayak dan Muslim

Pandangan orang lain terhadap suku-bangsa tertentu, nampaknya masih berhubungan dengan suatu agama yang seakan menjadi agama resmi suku-bangsa bersangkutan. Ketika saya belum terlalu mengenal jauh misalnya tentang Jawa, Batak, Papua, Bali, saya menduga suku-suku bangsa ini telah menganut suatu agama tertentu sebagai agama resmi. Bagi saya orang Jawa mesti beragama Islam, orang Batak beragama Kristen, suku-suku bangsa di Papua juga Kristen dan orang Bali menganut agama Hindu atau Budha. Pandangan saya ini keliru, tidak semua orang dengan latar belakang suku-bangsa tersebut beragama seperti yang saya fikirkan. Kasus di atas rupanya…

Read More

Populasi Suku Bangsa Bakumpai

Populasi suku Bakumpai diperkirakan sebagai berikut : 20.609 di Provinsi Kalimantan Selatan (BPS – sensus th. 2000) 135.297 di Provinsi Kalimantan Tengah 1.000 di Provinsi Kalimantan Timur (Long Iram, Kutai Barat) Berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), populasi suku Bakumpai di Kalimantan Selatan berjumlah 20.609 jiwa, yang terdistribusi pada beberapa kabupaten dan kota, yaitu : 32 jiwa di kabupaten Tanah Laut 397 jiwa di kabupaten Kota Baru (termasuk Tanah Bumbu) 34 jiwa di kabupaten Banjar 18.892 jiwa di kabupaten Barito Kuala 12 jiwa di kabupaten Tapin 3 jiwa…

Read More

Etimologis Suku Bakumpai

Secara etimologis, bakumpai adalah julukan bagi suku dayak yang mendiami daerah aliran sungai barito. bakumpai berasal dari kata ba (dalam bahasa banjar yang artinya memiliki) dan kumpai yang artinya adalah rumput. dari julukan ini, dapat dipahami bahwa suku ini mendiami wilayah yang memiliki banyak rumput. menurut legenda, bahwa asal muasal suku dayak bakumpai adalah dari suku dayak ngaju yang akhirnya berhijrah ke negeri yang sekarang disebut dengan negeri marabahan. Pada mulanya mereka menganut agama nenek moyang yaitu kaharingan, hal ini dapat dilihat dari peninggalan budaya yang sama seperti suku dayak…

Read More

Tokoh-tokoh dan peranan Bakumpai

Panglima Wangkang, panglima Dayak di Barito Kuala dalam Perang Banjar. Pambakal Kendet(Damang Kendet), ayah dari Panglima Wangkang, pejuang melawan terhadap kolonial Belanda di daerah Bakumpai, Barito Kuala. Tumenggung Surapati, adalah Panglima Dayak dari garis keturunan Dayak Siang yang menumpas Belanda dan menenggelamkan kapal Perang Onrust di desa Lalutong Tuwur, Barito Utara. Tumenggung Surapati adalah penerus perjuangan dalam perang Banjar dibawah pimpinan Pangeran Antasari, tetapi Perang yang dipimpin Surapati jauh lebih dahsyat dengan apa yang lebih dikenal Perang Barito tahun 1896 (…)Bangkai kapal perang Onrust masih ada sebagai bukti dari sejarah…

Read More